
Yogyakarta, 20 April 2026 – Mahasiswa Magister Manajemen Informasi dan Perpustakaan UGM melakukan kunjungan resmi ke gedung layanan Perpustakaan Daerah Gunung Kidul dan Perpustakaan Desa Melati di Platuk, Gunung Kidul
Kunjungan diawali dengan pertemuan diskusi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul, Magister Manajemen Informasi dan Perpustakaan UGM serta Profesor Mega Subramaniam dari University of Maryland, USA dilaksanakan di RR Lt. 2. Dikusi dihadiri oleh Kepala Dispussip Kabupaten Gunungkidul, Oneng Windu Wardana, Kabid Perpustakaan, Pustakawan, Dosen dan Mahasiswa S2 MIP UGM.
Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Perpustakaan Daerah Gunung Kidul sebagai wadah tempat bagi masyarakat Gunung Kidul untuk membaca buku. Kunjungan studi ini diikuti oleh 9 mahasiswa bersama dua dosen pengampu di minat studi MIP, Dr. Ida Fajar Priyanto, Dr. Safirotu Khoir.
Peserta disambut hangat oleh Bapak Agung Wibawa, Pustakawan Ahli Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul. Peserta diberikan pemaparan mengenai program layanan yang terdapat di Perpustakaan Gunung Kidul selama 60 menit. Setelah sesi pemaparan dan diskusi mengenai layanan, mahasiswa MIP diberikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan tanggapan terkait layanan yang sudah ada. Perpustakaan Gunung Kidul juga meminta saran untuk meningkatkan kualitas layanan kepada Profesor Mega Subramaniam, serta kedua dosen MIP.
Kunjungan ini memberikan pengetahuan baru bagi mahasiswa MIP mengenai layanan unik yang ada di Perpustakaan Daerah Gunung Kidul. Terdapat dua layanan unik yang menarik perhatian, yaitu Layanan Menulis Merdeka dan Layanan Menjemput Pemustaka. Perpustakaan Daerah Gunung Kidul memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat Gunung Kidul untuk ikut serta dalam karya Menulis Merdeka. Masyarakat diperbolehkan untuk menulis dalam bentuk tulisan tangan maupun ketikan terkait kegiatan yang mereka lakukan. Berikutnya merupakan layanan yang mempermudah pemustaka untuk datang ke Perpustakaan Gunung Kidul melalui Layanan Antar Jemput Pemustaka.

Kunjungan dilanjutkan dengan mahasiswa MIP mengunjungi Perpustakaan Desa Melati. kegiatan kunjungan studi lapangan oleh rombongan mahasiswa beserta dosen pengampu ke Perpustakaan Melati yang berlokasi di Desa Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Kunjungan ini dilaksanakan sebagai agenda lanjutan setelah rombongan menyelesaikan observasi di Perpustakaan Daerah Kabupaten Gunungkidul. Setibanya di lokasi, peserta disambut dengan hangat oleh Ibu Nova Oktavia selaku Ketua Perpustakaan Melati. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung tata kelola perpustakaan tingkat desa yang berhasil mengintegrasikan layanan literasi dengan pemberdayaan masyarakat setempat secara aktif.
Dalam pemaparannya, Ibu Nova Oktavia menjelaskan bahwa Perpustakaan Melati memiliki komitmen kuat untuk menjadi lembaga yang BIJAK, yaitu perpustakaan yang Bermanfaat, Inovatif, Jaya, Amanah, dan Kolaboratif. Visi tersebut diturunkan ke dalam empat misi utama, yakni membudayakan minat baca, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengoptimalkan kualitas pelayanan, serta memperluas jejaring kerjasama dengan pihak dinas, instansi, maupun sektor swasta demi pengembangan perpustakaan yang berkelanjutan.
Hal yang paling menonjol dari Perpustakaan Melati adalah keberhasilannya dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan keterampilan warga. Beberapa layanan unggulan yang menjadi fokus observasi mahasiswa antara lain adalah Bimbel Ceria untuk pendampingan belajar anak, pelestarian budaya melalui Karawitan Anak, serta pelatihan pembuatan Batik Khas Desa Patuk bagi masyarakat luas. Selain itu, terdapat inovasi layanan jemput bola seperti Kemeling (Kegiatan Melati Keliling) dan program Jelita (Jeep Literasi Wisata) yang secara kreatif memadukan aspek literasi dengan potensi wisata lokal. Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi dan peninjauan fasilitas sebagai bukti nyata dari peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perdesaan.
Kunjungan ini difokuskan untuk memahami secara langsung bagaimana manajemen layanan perpustakaan daerah dan perpustakaan desa dapat menyediakan layanan yang tepat sasaran bagi para pemustaka. Kegiatan ini juga selaras dengan implementasi SDGs Nomor 4, yaitu tentang kualitas pendidikan, dan Nomor 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
Kata kunci : Perpustakaan, desain perpustakaan, kualitas pendidikan, kemitraan.
Penulis: Alya Safira dan Dara Akhina