


Jakarta, 14 Januari 2026 – Melanjutkan rangkaian kunjungan literasi di Jakarta, mahasiswa Magister Manajemen Informasi dan Perpustakaan UGM melakukan kunjungan resmi ke perpustakaan Universitas YARSI. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana transformasi perpustakaan di Universitas YARSI dalam memberikan pelayanan terhadap seluruh mahasiswanya dari sisi layanan online dan layanan ruangan fisik yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa.
Seluruh peserta diterima dengan hangat oleh kepala perpustakaan Universitas YARSI, yaitu Ibu Indah Kurnianingsih, S.IP., M.P. Pada awal sesi kunjungan, seluruh mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai perkembangan layanan perpustakaan di Universitas YARSI. Mahasiswa mendapatkan gambaran tentang pengelolaan karya cetak yang ada. Tidak hanya itu saja, mahasiswa juga diberikan pemaparan mengenai layanan digital yang ada di Universitas YARSI.
Setelah sesi pemaparan, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melihat ruangan podcast yang dimiliki Universitas YARSI. Seluruh peserta diberikan pengetahuan mengenai proses perekaman podcast yang dimiliki Universitas YARSI. Mahasiswa juga dipersilakan untuk mencoba alat-alat podcast yang ada di ruangan tersebut. Kunjungan berlanjut dengan menelusuri area perpustakaan Universitas YARSI.
Area utama perpustakaan Universitas YARSI memiliki desain interior yang dirancang dengan sangat detail, mengedepankan aksen arsitektur Islami modern yang terlihat dari pola-pola geometris nan presisi pada dinding. Warna putih yang mendominasi seluruh ruangan tidak hanya memberikan kesan estetis yang minimalis, tetapi juga berfungsi untuk menciptakan atmosfer yang cerah dan suportif bagi konsentrasi mahasiswa. Pengamatan langsung terhadap desain interior Perpustakaan Universitas YARSI memberikan pengetahuan bagi para mahasiswa untuk memperhatikan keseimbangan antara fungsionalitas dan estetika modern. Mahasiswa belajar bagaimana penataan ruang yang lapang (open space) dengan pencahayaan yang optimal dapat mengubah persepsi kaku tentang perpustakaan menjadi sebuah pusat kolaborasi yang dinamis dan inklusif.
Kegiatan ini juga selaras dengan implementasi SDGs Nomor 4, yaitu tentang kualitas pendidikan, dan Nomor 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
Kata kunci : Perpustakaan, desain perpustakaan, kualitas pendidikan, kemitraan.
Penulis: Alya Safira